-

Rusmannulis

Senin, 22 Oktober 2018

METODE CERAMAH DALAM PEMBELAJARAN


Metode ceramah adalah metode belajar yang digunakan untuk menyampaikan pelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Memang penggunaan metode ceramah secara terus menerus dalam proses belajar kurang tepat karena dapat menimbulkan kejenuhan pada siswa. Terutama jika digunakan tanpa adanya media pembelajaran. Oleh karena itu metode ceramah harus diterapkan hanya sebagai bagian dari strategi pembelajaran, bukan metode satu-satunya.
Metode Ceramah sebagaimana metode yang lain, memiliki kebaikan dan kekurangan. Ada beberapa kebaikan Metode Ceramah, antara lain:
1. Dapat menampung kelas besar dan tiap siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk mendengarkan. Oleh karenanya biaya yang diperlukan lebih murah.
2. Bahan pelajaran dapat diberikan secara urut, ide atau konsep dapat direncanakan dengan baik.
3. Guru dapat menekankan hal-hal yang penting, sehingga waktu dan energi dapat digunakan sehemat mungkin.
4. Isi silabus dapat dilakukan menurut jadwal, karena guru tidak harus menyesuaikan dengan kecepatan belajar siswa.
5. Kekurangan atau tidak adanya buku pelajaran dan alat bantu pelajaran tidak menghambat jalanya pelajaran.
Sedangkan kelemahan Metode Ceramah antara lain:
1. Pelajaran berjalan membosankan siswa karena mereka tidak diberi kesempatan untuk menemukan sendiri konsep yang diajarkan.
2. Siswa menjadi pasih hanya aktif membuat catatan saja.
3. Kepadatan konsep-konsep yang diajarkan dapat berakibat siswa tidak mampu menguasai bahan yang diajarkan.
4. Pengetahuan yang diperoleh melalui ceramah lebih cepat terlupakan.
5. Ceramah menyebabkan sistem belajar siswa menjadi "belajar menghafal" dan tidak mengacu pada timbulnya pengertian.
Walaupun dalam metode ini, seluruh kegiatan didominasi oleh guru, namun siswa bisa juga berperan dalam metode ceramah yaitu:
Mengadakan interpretasi terhadap keterangan guru.
Mendengarkan dan memperhatikan dengan baik keterangan guru.
Mengadakan asimilasi, apabila tidak ada interpertasi yang benar.
Mengadakan pencatatan yang diperlukan.***

1 komentar:

  1. saya belum pernah menemui ptk yang berani mengangkat metode ceramah sebagai judul tulisanya. padahal para jamaah pengajian tidak mengantuk saat pak yai ceramah di tengah malam (alm k. Syaerozi misal). para penguaha rela membayar mahal untuk menghadiri ceramah tung desem waringin. jadi benarkah ceramah itu membosankan?

    BalasHapus